AMALAN PELEBUR DOSA 70 TAHUN

 AMALAN PELEBUR DOSA 70 TAHUN



Manusia merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah subhanahu wata'ala dengan beberapa keistimewaan yang berbeda dengan makhluk lain, sehingga terwujudlah bermacam - macam jenis kondisi manusia di muka bumi ini.

 Kondisi manusia secara global terbagi menjadi empat macam, yaitu : dalam ketaatan, dalam kema'siyyatan, dalam mendapat nikmat, dalam mendapat musibah.

Ketika manusia berada dalam ketaatan, seyogyanya ia menjaganya sehingga ia dapat selalu melaksnakan taat tersebut. Ketika ia dalam keadaan maksiyyat, maka ia seharusnya bertaubat dan beristighfar. Ketika ia dalam mendapatkan kenikmatan maka ia seharusnya bersyukur dan ketika mendapat musibah seharusnya ia bersabar.


Tidak dapat dipungkiri, walaupun manusia diciptakan Allah hanya untuk beribadah, namun manusia juga merupakan tempatnya salah dan lupa. Jadi wajar jikalau manusia sering melakukan kemaksiyyatan entah secara sengaja maupun tidak. Akan tetapi, secara konsep diatas, bahwa manusia jika dalam keadaan maksiyyat, yang menjadi kewajibannya saat itu ialah bertaubat dan beristighfar kepada allah sehingga dosa dari apa yang ia lakukan dapat diampuni oleh Allah.


Meminta ampunan dari Allah atau istighfar sangatlah banyak faidahnya yakni yang paling utama ialah terhapusnya suatu dosa dan yang paling dahsyat lagi ialah dapat menghapus dosa selama 70 tahun.

Dalam kitab Kifayatul atqiya dijelaskan bahwa : 


روى معروف الكرخي رضي الله عنه بإسناده عن أنس بن مالك و ابن عمر رضي الله عنهم أن رجلا أتى النبي صلى الله عليه و سلم فقال له يا رسول الله دلني على عمل يدخلني الجنة قال لا تغضب قال فإن لم أطق ذلك يا رسول الله قال فاستغفر الله عز و جل كل يوم بعد صلاة العصر سبعين مرة يغفر لك ذنوب سبعين عاما قال فإن لم يأت علي ذنوب سبعين عاما قال يغفر لأمك قال فإن ماتت أمي ولم يأت عليها ذنوب سبعين عاما قال يغفر لأقاربك 


Artinya : Syeikh Ma'ruf Al-Karkhi Radhiyallahu 'anhu meriwayatkan hadits yang sanadnya sampai sahabat Anas bin Malik dan Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhum : bahwa ada seseorang datang kepada nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallama dan bertanya : wahai Rasulallah, beritahulah aku tentang amalan yang dapat memasukkanku kedalam surga, Rasulullah menjawab : "janganlah marah." Kemudian orang tersebut bertanya lagi : "jikalau aku tidak mampu menahan amarah wahai Rasulallah?" Kemudian Rasulullah menjawab "bacalah istighfar 70x setiap hari setelah melakukan shalat ashar, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu selama 70 tahun" kemudian orang tersebut bertanya lagi "seandainya aku tidak mempunyai dosa sebanyak itu wahai rasulallah?" Rasulullah menjawab "maka Allah akan mengampuni ibumu" dan orang tersebut bertanya lagi "jikalau ibuku telah wafat, dan ia tidak punya dosa selama 70 tahun yaa rasulallah?" Rasulullah menjawab "Allah akan mengampuni dosa saudara-saudaramu".


Dari keterangan diatas, disimpulkan bahwa membaca istighfar 70x setiap hari setelah shalat asar dapat menghapus dosa 70 tahun dan bahkan dapat menghapus dosa dosa ibu dan saudara-saudara.


Referensi : kitab Kifayatul atqiya



Postingan populer dari blog ini

Hasyiyah Abi Jamroh

Maktabah Syamilah (free)

Jawahir Lu'luiyyah